Admin Name 1 month ago

Menambah Boot Record Windows Hardisk Kedua

Untuk menambahkan atau memperbaiki boot record di Windows agar hardisk kedua (atau partisi lain) bisa masuk ke menu booting, cara paling aman dan mudah adalah menggunakan Command Prompt saat berada di dalam Windows atau melalui Windows Recovery Environment.

Untuk menambahkan atau memperbaiki boot record di Windows agar hardisk kedua (atau partisi lain) bisa masuk ke menu booting, cara paling aman dan mudah adalah menggunakan Command Prompt saat berada di dalam Windows atau melalui Windows Recovery Environment.

Berikut adalah beberapa metode yang bisa Anda gunakan:

Metode 1: Menggunakan Perintah bcdboot (Paling Ampuh)

Jika Anda sudah memiliki Windows di hardisk kedua dan hanya ingin memunculkannya di menu pilihan boot, gunakan perintah bcdboot. Perintah ini menyalin file boot yang diperlukan ke partisi sistem.

  1. Buka Start Menu, ketik cmd, klik kanan dan pilih Run as Administrator.
  2. Identifikasi huruf drive (drive letter) dari hardisk yang ingin ditambahkan (misalnya drive D: atau E:).
  3. Ketik perintah berikut dan tekan Enter:
  4. bcdboot D:\Windows
  5. (Ganti D: dengan huruf drive tempat Windows di hardisk kedua terpasang).
  6. Jika berhasil, akan muncul pesan "Boot files successfully created". Saat komputer di-restart, Anda akan melihat pilihan dua Windows.

Metode 2: Menggunakan System Configuration (msconfig)

Jika sistem sudah mendeteksi adanya Windows lain tetapi tidak muncul di menu, Anda bisa mengeceknya di sini:

  1. Tekan tombol Windows + R, ketik msconfig, lalu tekan Enter.
  2. Buka tab Boot.
  3. Jika Windows kedua terdaftar di sana, Anda bisa mengaturnya sebagai default atau mengatur Timeout (misalnya 30 detik) agar Anda punya waktu untuk memilih saat booting.

Metode 3: Menggunakan Perintah bootrec (Jika Tidak Bisa Masuk Windows)

Jika Windows utama Anda tidak bisa booting sama sekali, Anda perlu menggunakan USB Installer Windows (Bootable) dan masuk ke Repair your computer > Troubleshoot > Advanced Options > Command Prompt.

Ketik perintah berikut secara berurutan:

  1. bootrec /fixmbr
  2. bootrec /fixboot (Jika muncul Access Denied, pastikan partisi EFI sudah ter-mount).
  3. bootrec /scanos (Untuk mencari instalasi Windows di semua disk).
  4. bootrec /rebuildbcd (Ini akan memindai disk dan bertanya apakah Anda ingin menambahkan Windows yang ditemukan ke daftar boot. Ketik Y lalu Enter).

Hal Penting yang Perlu Diperhatikan:

  1. Mode BIOS (Legacy vs UEFI): Pastikan kedua hardisk menggunakan mode yang sama. Jika hardisk utama menggunakan UEFI, maka hardisk kedua juga harus memiliki struktur GPT agar bisa booting dengan lancar.
  2. Urutan Boot di BIOS: Jangan lupa masuk ke pengaturan BIOS/UEFI (biasanya tekan F2, F12, atau Del saat baru nyala) dan pastikan hardisk yang berisi "Windows Boot Manager" berada di urutan pertama.
  3. Drive Letter: Di dalam Command Prompt, huruf drive bisa berbeda dengan yang ada di File Explorer. Gunakan perintah diskpart lalu list volume untuk memastikan huruf drive mana yang berisi folder Windows.


Scrap -> DL -> Merge - Upload

defaultuser.png
Admin Name
3 weeks ago

FTP Fast

defaultuser.png
Admin Name
1 month ago

STEP 5: Fix "Origin Not Allowed"

defaultuser.png
Admin Name
1 month ago

STEP 4: Cek Apakah Bisa Diakses Lewat Domain

defaultuser.png
Admin Name
1 month ago

STEP 1: Buat Project Baru di Docker Manager

defaultuser.png
Admin Name
1 month ago